Senin, 27 Juli 2009

Negara Ku

Tuhan tahu kalau aku berbicara hanya engkau yang peduli, Tuhan mengerti kalau gundah Ku ini hanyalah serpihan penyesalan yang mendalam, AKu sadar Bahwa ada dogmatik yang aku pahami... Tentang Ideologi yang mulai rapuh, Tentang Kekawatiran akan apa yang terjadi Untuk hari Esok... Geologi alam yang murka akan Wacana yang menggembleng wajah Para Penguasa yang haus akan tahta dan harta.

Kodrat Negaraku menjadi Penipu Bukan Karena Salah Sang Pejuang, Namun Karena Orasi murahan yang tak kenal waktu

salam untuk Negaraku.

Mengenai Saya

Foto saya
tidak ada Yang menarik, saya hanya segelintir manusia yang haus akan iLmu yang masih menghampar di Lautan dan Kamus raksasa Dunia Internet.